Monday, February 29, 2016

Akan selalu ada yang baik untuk kita..

| | 0 komentar

Suatu hari akan ada seseorang yang cukup baik budinya untuk membuat tertarik. Cukup luas hatinya untuk tempatmu tinggal. Cukup bijaksana fikirannya untuk kamu ajak bicara.

Kamu tidak perlu menjadi orang lain untuk mempertahankan seseorang, tetap jadilah diri sendiri. Kamu pun tidak (dan jangan) menuntut orang lain menerima keadaanmu bila ia memang tidak mampu menerimanya. Kerana yang baik belum tentu tepat.

Orang baik itu banyak sekali dan hanya ada satu yang tepat. Selebihnya hanyalah ujian. Kamu tidak pernah tahu siapa yang tepat sampai datang hari akad. Tetaplah jaga diri selayaknya menjaga orang yang paling berharga untukmu. Kerana kamu sangat berharga untuk seseorang yang sangat berharga buatmu nanti.

Suatu hari akan ada orang yang cukup baik dan cukup luas hatinya untuk kamu tinggali. Cukup kuat kakinya untuk kamu ajak jalan bersama. Lebih dari itu, ia mampu menerimamu yang juga serba cukup...

Amiin...

Read more...

Rasa yang berbeda

| | 0 komentar

Untuk seseorang yang pernah begitu kupahami,
Maaf kalau harus menyebutkan kata-kata ‘pernah’. Karena memang pernah dan kini tak lagi. Ada sebuah batas transparan dari dirimu yang kini tak pernah bisa kusentuh. Arena khusus yang tak lagi menyertakan aku dalam arenanya. Pikiranmu yang tak bisa lagi kuterka akan kemana tujuannya. Ada banyak hal sederhana yang kini berformula jadi rumit. Dan seolah-olah perubahan-perubahan ini membuat kita saling menyalahkan diri sendiri. Bukan salahmu, jika ada yang harus selesai di antara kita. Bukan salahku, jika tak bisa lagi meneruskan setiap rasa pertama kali yang pernah kita bagi. Ini hanya cara kita belajar bahwa memang perlu ada yang berubah. Dan biarkan waktu yang mengajari kita untuk menerimanya, ya?

Aku undur diri, atas segala rasa yang nantinya bisa memperburuk kondisi hati. Aku undur diri untuk menitipkan lagi segala rasa yang pernah dimintamu dulu. Aku undur diri untuk segala masa depan yang dulu pernah kita impi-impikan. Langkahku pelan-pelan menjauh, mungkin kenangan akan begitu riuh, tapi takkan membuat beberapa luka semakin melepuh. Maaf jika aku tak mampu lagi bertahan, dan maaf jika aku secepat ini melepaskan. Namun hal-hal pahit, harus kau cicipi lebih dulu agar kau tahu apa rasanya manis. Sesendok pelajaran sedang kita lahap bersama-sama, tentang kenyataan bahwa tak seharusnya lagi kita bersama. Lepaslah dengan rela. Karena suatu hari, kita akan sama-sama tersenyum mengingat hari ini.
Memasuki pekarangan hatimu adalah cara terbaik mengenal cinta. Dan mengundurkan diri adalah satu-satunya hal yang paling tepat untuk menjauh dari pergerakan luka. Kita akan baik-baik saja. Selamat menemukan yang lain selain aku.

-YenzaMymels-

Read more...

Monday, February 15, 2016

Kutinggalkan dia demi DIA (Qalbu Rindu)

| | 0 komentar

Kutinggalkan dia demi DIA

Duhai kau yang datang hadirkan Cinta …

”Namamu kah yang tertulis di lauh mahfuz sebagai jodohku?” Belum tentu.

”Engkaukah yang akan menemaniku di titian jalan menuju surga?”

“Dirimukah yang akan melengkapkan separuh dari agamaku?”

“Apakah kesetiaan hatimu diciptakan ALLAH untukku ?” Tolong jawab !

Dan bisa dipastikan kau takkan pernah bisa menjawab “apakah kau tercipta untukku”

Jawabannya ada pada ALLAH, bukan di hatiku dan bukan di hatimu...



Dan jika kau tercipta bukan untukku, haruskah aku marah kepada ALLAH ? Tentu tidak !

ku kembalikan luka kepada pemilik cinta, dari-NYA lah cinta berasal dan pada-NYA pula cinta kembali ..

Tahukah ... hati ku gelisah memikirkanmu, takut kehilanganmu, terbayang betapa beratnya ketika tanpamu, menjalani hari-hari tanpa kabarmu, melewati waktu tanpa mendengar suaramu, tak ada lagi tawa canda dan nasehat yang selalu hadir di malam nan syahdu, tak ada lagi yang akan menanyakan apakah ku sehat hari ini, bahagiakah aku hari ini, sudah makankah aku, sudah shalat tepat waktu, bahkan menjadi alarm mengingatkan waktu subuhku …



Namun ketakutan ini mengalahkan ketakutanku pada ALLAH,

Aku takut DIA murka karena aku menikmati yg bukan hakku... Karena aku berharap pada yg bukan milikku..



Sungguh aku takut karena jantungku yang berdegup kencang ketika mendengar suaramu, jantungku yang terasa sesak ketika cemburu dan takut kehilanganmu. Setiap detaknya telah ku isi dengan bayanganmu yang mengikuti kemanapun ku pergi, bahkan di setiap rakaat sholatku, sujudku, dan doaku ...

Ya Allah ..... Padahal detak jantung ini titipan-Mu yang harus ku pertanggungjawabkan.



Maafkan ku jika ketakutanku pada ALLAH melebihi kegelisahanku memikirkanmu, biarkanku sendiri dulu, izinkan ku bersama DIA saja.



“Now, I have to leave him for the sake of ALLAH ”



Ku yakin Allah takkan pernah menyia-nyiakan setiap pengorbanan dan DIA takkan pernah mengecewakan.

Ada rasa sesak yang terangkat ketika malaikat melapangkan pintu hati dan berbisik

“Percaya lah... semua akan berujung indah ...”

Kini ku tinggalkan cintaku karena ALLAH, ku kembalikan kau pada pemilikmu, ku titipkan lelaki terbaik yang pernah hadir dalam hidup ku kembali kepada sang pemilik Cinta.

Sesungguhnya cinta itu mudah bukan ? jika kita sudah memperolah cintaNya, maka pastilah DIA akan menitipkan kita pada kekasihnya yang lain, perempuan yang baik untuk lelaki yang baik dan sebaliknya, itu janji-Nya, dan DIA tidak pernah ingkar janji…

Duhai .. yang pernah datang membawa senyum.

Aku tak kan menangis lagi. Adapun air mata yang menetes saat ini, adalah air mata keikhlasan ...

Dan Esok pagi, aku akan tersenyum kembali...



Ku ikhlaskan setiap rasa yang tulus dari kedalaman hati, jika benar aku tercipta untukmu maka tiada yang dapat menghalanginya bukan?

Namun sebelum saat itu tiba, semoga Allah memberikan kekuatan untuk berpisah, berpisah sementara sampai ALLAH menjadikan semua halal untuk kita ..

“bukankah makan diwaktu magrib lebih indah setelah berpuasa, daripada makan diwaktu magrib setelah seharian makan yang enak-enak.” Ku jadikan perpisahan ini sebagai “puasa” dan berbuka kemudian....

Ketika kau merasa lemah, mohonlah kekuatan dari-NYA, kaulah bintang terpilih, cahaya pilihan ALLAH, jagalah kilaumu jangan biarkan terlalu banyak cinta merusaknya. Mari kita berlari mencari cinta ALLAH, berlomba lomba berbuat kebaikan agar di mata ALLAH kita pas untuk dipasangkan, jika saatnya tiba semua halal untuk kita, ini adalah hasil dari upaya kita mengejar cinta ALLAH ...



Dan jika kau menemukan mutiara yg lebih baik dariku ....... Ku ikhlaskan cintaku ... Karena Allah ....


Read more...

About me

Total Pageviews

Powered by Yeni Zivanie Ameliyah. Powered by Blogger.

Tweet

Love

 
 

Yenza MyMel's | Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
top